Faktor Penyebab Sakit Kepala Sebelah (Migrain) – Jangan disepelekan masalah yang satu ini karena sakit kepala sebelah atau yang akrab disebut Migrain dapat berfotensi pada penyakit kronis. Rasa nyeri yang dirasakan terjadi pada satu bagiana kepala misalnya sebelah kanan, kiri atau belakang kepala yang terasa sangat mencekam. Perbedaan posisi sakit kepala memiliki penyebab yang berbeda-beda dan berikut ini ada beberapa penyebab migrain yang dapat dideteksi yaitu :

Faktor Penyebab Sakit Kepala Sebelah

Faktor Penyebab Sakit Kepala Sebelah atau Migrain

  1. Faktor Makanan

Pada umumnya, sakit kepala sebelah terjadi akibat kita salah mengkonsumsi suatu makanan karena itulah kita harus menjaga dan mengatur pola makan dengan baik. Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung gizi dan kurangi makanan berlemak seperti gorengan. Beberapa penderita migrain biasanya mengeluh kan sakit pada kepala setelah mengkonsumsi makanan teretentu.

  1. Stres

Meskipun tidak begitu terlihat dampaknya, namun stres dapat memperburuk kondisi kesehatan salah satunya menyebabkan migrain. Memikirkan sesuatu yang sulit untuk dipecahkan kerap menyebabkan stres hingga sakit kepala. Selain itu adapun beberapa penyebab lain yang dapat menyebabkan stres seperti jam kerja yang terlalu lama, kerja fisik yang terlalu berat hingga menimbulkan tekanan batin yang membuat kita stres.

  1. Hormon

Migrain yang disebabkan karena faktor hormon lebih sering terjadi pada wanita ketimbang pria terutama sebelum atau sesudah periode bulanan. Dari hasil penelitian menyebutkan bahwa migrain yang terjadi disebabkan karena menurunnya hormon estrogen pada wanita. Wanita yang mengalami menopause juga memiliki kadar estrogen yang rendah sehingga tingkat resiko terkena migrain lebih tinggi.

  1. Genetik

Salah satu faktor yang diduga dapat menyebabkan migren yaitu faktor genetik dan terbukti bahwa penderita migrain memiliki riwayat keluarga yang mengalami hal serupa dan pada umumnya,migrain dialami pada orang yang berusia muda.

  1. Tidur

Pola tidur yang kurang baik atau dalam arti terlalu lama kerap menimbulkan rasa pusing pada kepala ketika bangun tidur. Serangan migrain yang dirasakan berlangsung cukup lama. Untuk itu penuhi kebutuhan istirahat anda dengan baik agar kesehatan tetap terjaga dan anda dapat melakukan aktifitas dengan lancar.

  1. Obat

Meskipun obat dapat menyembuhkan penyakit, terkadang obat juga memiliki efek samping yang negatif bagi tubuh salah satunya dapat membuat orang yang minum obat merasa pusing atau migrain. Dalam terapi penggantian hormon, obat-obatan yang biasa digunakan untuk melebarkan pembuluh darah memiliki dampak tersebut yaitu dapat menyebabkan migrain.

  1. Penyebab Lain

Selain karena beberapa faktor penyebab diatas, adapun faktor lain misalnya karena perubahan cuaca secara mendadak, ketika berada didaerah dataran tinggi atau kondisi gula darah yang rendah juga dapat menyebabkna migrain.

Semoga dari beberapa faktor gejala migrain diatas, dapat memberikan pengetahuan yang positif sehingga anda mampu mengantisipasi diri dari sakit kepala sebelah (Migrain). Terimakasih.

Cara Mengobati Kolera Secara Alami – Kolera merupakan penyakit yang banyak muncul di negara-negara terbelakang. Penyebabnya sendiri karena serangan bakteri bernama Vibrio cholerae, yang mana bakteri ini memiliki kemampuan untuk menginfeksi organ tubuh, khususnya usus kecil. Penyebarannya mulai dari kontaminasi air, buah mentah, biji-bijian, sayuran, ikan mentah, hingga kotoran. Untuk mengatasi masalah ini Anda bisa mencoba salah satu cara mengobati kolera secara alami pada pembahasan berikut.

Cara Mengobati Kolera Secara Alami

Cara Mengobati Kolera secara Alami

  1. Kunyit

Salah satu gejala umum dari kolera adalah diare. Di sini kunyit dapat membantu untuk mengobati dampak dari kolera tersebut. Untuk penggunaannya, Anda bisa mencampurkan 1 sdm akar kunyit dengan jus lemon. Setelah itu diamkan selama 2 jam. Keluarkan kunyit tersebut, lalu jemur hingga kering. Potong dan bubukkan, lalu simpan di dalam wadah kedap udara. Anda bisa mengonsumsi bubuk tersebut dengan cara diseduh sebanyak 1/4 sdm bersama dengan segelas air panas. Konsumsi sebanyak 2 kali sehari untuk hasil maksimal.

  1. Cengkeh

Selain kunyit, rempah-rempah cengkeh juga bisa Anda jadikan cara untuk mengobati kolera secara tradisional. Terlebih cengkeh mengandung senyawa bernama eugenol, yang mana dipercaya dapat membunuh bakteri serta parasit yang menjangkit usus.

Untuk penerapannya bisa dengan mencampurkan 6 gelas air dengan 10 hingga 15 tungkai cengkeh. Selanjutnya panaskan hingga air surut setengahnya. Setelah itu dinginkan, lalu konsumsi secara teratur.

  1. Bawang merah

Dalam pengobatan India, bawang merah memiliki banyak manfaat, termasuk juga sebagai obat herbal kolera. Hal ini tidak lain karena sifat antibiotik, antiseptik, dan antibakteri yang ada pada bawang merah dapat berkhasiat untuk meringankan berbagai gejala dari penyakit kolera, terkhusus gejala mulut kering, haus, serta gelisah.

Untuk pengobatannya sendiri sangat mudah. Anda hanya perlu mencampurkan 1/2 siung bawang merah dengan 8 lada hitam hingga menjadi pasta. Setelah itu konsumsi ramuan tersebut sebanyak 3 kali dalam sehari.

  1. Lemon

Senyawa bersifat antibakteri pada lemon dipercaya dapat membantu membunuh berbagai bakteri berbahaya yang ada pada usus, yang mana bakteri penyebab kolera bisa ada di dalamnya. Selain itu lemon juga memiliki properti vitamin C, yang bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga proses penyembuhan dapat berjalan lebih cepat.

Untuk pengolahannya, Anda bisa membuat jus lemon dengan cara mencampurkan lemon dengan air, lalu aduk menggunakan blender. Untuk meningkatkan rasa, Anda bisa menambahkan garam dan madu. Konsumsi ramuan ini secara teratur. Tetap ingat untuk tidak menambahkan madu pada anak berusia di bawah 1 tahun.

  1. Jahe

Cara mengobati kolera secara alami lainnya yang bisa Anda coba terapkan adalah dengan membuat ramuan dari jahe. Nantinya sifat antibiotik alami pada jahe akan membantu menyembuhkan infeksi dan beberapa gejala umum dari kolera, seperti sakit perut, kram, dan diare.

Cara pengolahannya tidak terlalu sulit. Anda hanya perlu memotong kecil jahe, lalu masukkan ke dalam mangkuk bersama dengan 1 sdt madu. Konsumsi ramuan tersebut secara teratur.

  1. Yogurt

Yogurt kaya probiotik yang dapat Anda jadikan obat instan untuk melawan penyakit kolera. Probiotik sendiri dipercaya dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dikarenakan kandungan bakteri baiknya. Selain itu bakter-bakteri baik tersebut juga dapat melawan bakteri jahat penyebab kolera. Untuk hasil yang maksimal, Anda bisa mengonsumsi yogurt probiotik sebanyak 2 hingga 3 cangkir dalam sehari. Anda juga bisa menambahkan pisang agar khasiatnya bertambah.

  1. Air putih

Tidak dapat dipungkiri bahwa asupan air sangat penting dalam mempercepat proses penyembuhan, termasuk juga terhadap penyakit kolera. Terlebih salah satu gejala dari kolera adalah diare, yang mana bisa jadi menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi. Untuk hasil terbaik, sebaiknya konsumsi air sebanyak 2 liter dalam sehari. Dukung juga dengan konsumsi cairan dalam bentuk lain, sepeti jus jeruk, teh herbal dan air kelapa.