Penuaan kulit, mungkin Anda sering mendapatkan pertanyaan tentang ini, termasuk mengenai bagaimana perawatan kulit yang baik. Apalagi sekarang cukup banyak produk anti-aging yang beredar. Sebelum Anda pergi keluar dan memenuhi sudut-sudut ruang kamar mandi Anda dengan berbagai produk perawatan kulit, termasuk produk anti-aging, Anda sebaiknya mempelajari terlebih dahulu dasar dari struktur kulit dan faktor-faktor apa saja yang dapat mempercepat proses penuaan. Dengan informasi yang lebih lengkap, tentu itu akan semakin baik. Mari baca selengkapnya.

Penuaan Kulit

Struktur lapisan kulit

Struktur kulit manusia itu terdiri atas tiga lapisan utama, yakni lapisan dermis, subkutan dan epidermis. Tetapi sekarang yang akan menjadi pokok pembahasan artikel kali ini adalah lapisan epidermis kulit. Di mana lapisan epidermis merupakan lapisan yang posisinya terluar, yang terdapat stratum corneum. Pada lapisan ini tak terdapat pembuluh darah dan saraf, berbeda dibandingkan lapisan yang lainnya. Sebagian besar sel dalam lapisan ini adalah keratinosit. Sel ini aslinya berasal dari lapisan terdalam dari epidermis.

Keratinosit akan berpindah dari lapisan yang paling bawah menuju lapisan permukaan atau lapisan luar. Ketika mereka sampai di permukaan, mereka akan mengelupas. Sebagai seorang anak muda, waktu yang dibutuhkan untuk ini kurang lebih 30 hari. Sementara untuk seseorang yang sudah menyentuh usia 60 tahun, proses pergantian tersebut membutuhkan waktu lebih lama, yakni kurang lebih 50 hari. Tujuan utama dari anti-aging adalah untuk meningkatkan pergantian sel tersebut dengan waktu yang lebih cepat.

Struktur Lapisan Kulit

Faktor-faktor yang mempercepat penuaan kulit

Terdapat banyak faktor yang ikut mempengaruhi cepat tidaknya proses penuaan pada kulit manusia. Berikut beberapa di antaranya:

  • Pengaruh lingkungan – Polusi udara, pestisida, polusi air, kebiasaan merokok
  • Diet yang buruk – Dehidrasi dan diet makanan dengan kadar gula tinggi
  • Pengaruh sinar ultraviolet – Menyebabkan kolagen kulit rusak dan inflamasi
  • Hormon yang tak seimbang – Perubahan dalam level estrogen dapat mempengaruhi keelastisan kulit, juga produksi kolagen.
  • Kurang istirahat – Kebiasaan sering begadang dapat menyebabkan penuaan dini, karena tubuh akan kekurangan istirahat.
  • Penggunaan produk perawatan kulit berlebihan – Bisa menyebabkan iritasi, kemerahan pada kulit, kulit kering dan kulit yang stress.

Lalu hal apakah yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan elastisitas kulit kembali? Agar Anda dapat terlihat lebih awet muda? Menggunakan SPF harian pada wajah dan area kulit yang lain yang terkena sinar UV dapat membantu mencegah kulit mengalami kerusakan dini karena pengaruh sinar matahari.

Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa tubuh Anda mendapatkan jam tidur yang cukup. Seperti disebutkan sebelumnya, jika jam istirahat kurang, maka akan menyebabkan penuaan dini terjadi. Jika memang Anda ingin tampak awet muda, maka istirahat jangan sampai kurang – Hilangkan kebiasaan buruk begadang. Jika Anda lelah, kulit Anda akan terlihat kusam, dengan istirahat ketika malam hari, maka kulit Anda dapat meremajakan sendirinya, tanpa perlu campur tangan Anda. Ini merupakan cara alami yang dianjurkan untuk Anda lakukan.

Selain itu, jangan lupa untuk minum air putih yang cukup, hindari minuman bersoda. Jangan sampai tubuh mengalami dehidrasi, karena kulit nanti akan menjadi kering jika kekurangan air. Dengan minum air putih yang cukup, maka penampilan awet muda akan Anda peroleh. Walaupun mungkin beberapa faktor lain, seperti pertambahan usia tidak bisa Anda cegah, tetapi dengan proactive, maka Anda akan bisa membantu mengurangi penuaan dini.

Cara Menghilangkan Bekas Luka – Setiap orang pasti pernah mengalami kecelakaan baik itu kecelakaan kecil maupun besar. Meskipun kita tidak ingin hal itu terjadi, namun kecelakaan yang kita alami kerap membekas dan sulit untuk dihilangkan. Luka yang terjadi bukan karna kecelakaan ketika kita berkendara saja namun dapat disebabkan karena hal lain misalnya terkena minyak goreng saat memasak, terkena panas knalpot dan lain sebagainya.

Cara Menghilangkan Bekas Luka

Untuk menghilangkan bekas luka seperti itu terlebih luka bakar memang sangat sulit. Namun jika anda mau berusaha secara rutin maka akan mempercepat proses penyembuhan. Berikut ini ada beberapa bahan alami yang bisa anda coba untuk menghilangkan bekas luka.

Cara Menghilangkan Bekas Luka Secara Alami

  1. Menggunakan Mentimun

Selain dapat mengobati jerawat, mentimun juga menjadi obat luka terutama luka bakar seperti bekas knalpot. Mentimun memiliki kandungan silika yang dapat meningkatkan produksi kolagen sehingga mencegah timbulnya iritasi pada kulit setelah anda mengalami luka. Cara penggunaanya anda cukup menghaluskan mentimun dengan cara di blender kemudian dibalutkan pada bagian tubuh yang terdapat luka.

  1. Mengguanakan Madu

Madu merupakan jenis cairan yang kaya akan manfaat baik untuk kesehatan, wajah, rambut maupun kulit. Untuk mengobati bekas luka, anda bisa menggunakan madu murni yang dioleskan pada bagian tersebut. Luka yang membekas pada umumnya disebabkan karena luka bakar sehingga pada bagian tertentu kulit akan mati dan sifat madu adalah dapat meregenerasi kembali sel kulit yang mati dimana akan digantikan dengan sel kulit yang baru.

  1. Menggunakan Lemon

Sebagai bahan pemutih alami, lemon memiliki peran penting dalam menyamarkan bekas luka. Anda bisa mengobati bekas luka ditubuh anda menggunakan perasan buah lemon, namun penggunaan lemon tidak boleh secara berlebihan karena lemon mengandung asam sitrat yang dapat menyebabkan kerusakan kulit jangka panjang. Untuk itu, sebelum anda menggunakannya sebaiknya konsultasikanlah terlebih dahulu dengan dokter spesialis kulit.

  1. Menggunakan Teh Hijau

Dari hasil penelitiann yang dilakukan menyebutkan bahwa teh hijau memiliki kandungan antioksidan yang dapat mengontrol produksi minyak dan menghilangkan bekas luka. Karena itulah banyak orang menggunakan teh hijau untuk perawatan wajah dengan tujuan menghilangkan flek hitam ataupun bekas jerawat karena teh hijau juga dapat menghilangkan bekas luka dengan cepat.

  1. Menggunakan Lidah Buaya

Selain bagus untuk menjaga kesehatan rambut, lidah buaya juga baik untuk menjaga kulit terutama untuk mengobati bekas luka. Sifatnya yang dingin karena mengandung lignin dan asam amino, dapat melembabkan kulit dan meregenerasi sel kulit baru. Untuk cara penggunaannya, anda cukup mengupas dan mengoleskan lendir lidah buaya pada bagian kulit yang terdapat bekas luka. Alangkah baiknya ketika anda terkena luka misalnya luka bakar, anda langsung mengoleskan luka tersebut menggunakan lidah buaya ini sehingga kulit tidak mengalami iritasi.

Mengobati Kaligata – Kaligata, perniosis atau pernio merupakan salah satu jenis dari radang dingin, yang biasa ditunjukkan dengan munculnya bisul atau bentol dengan lepuh pada beberapa bagian tubuh, seperti jari tangan, jari kaki, hidung, dan telinga. Pada umumnya kaligata muncul saat musim dingin. Selain itu kaligata juga dapat muncul akibat perubahan hormonal, sirkulasi darah yang kurang baik, anemia, genetika, dan lain sebagainya. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa mencoba salah satu dari beberapa cara alami mengobati kaligata pada daftar berikut.

 

  1. Jus lemon

Jus lemon memiliki kandungan yang dapat membantu mengurangi peradangan pada kaligata. Anda bisa menerapkan ramuan jus lemon ke area kaligata hingga merata. Efek dari penerapan ini mungkin sangat menyengat, namun hasilnya akan efektif dan cepat.

 

  1. Bawang putih

Bawang putih mengandung senyawa yang bersifat antiseptik dan anti-inflamasi, sehingga cocok untuk mengatasi gatal serta radang yang muncul akibat kaligata. Selain itu, bawang putih juga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan.

Untuk cara penggunaannya, Anda bisa menyiapkan terlebih dahulu minyak bawang putih. Setelah itu gosokkan minyak tersebut ke area yang gatal. Metode ini juga sangat baik untuk melancarkan aliran darah dan mengurangi rasa tidak nyaman yang muncul akibat kaligata.

 

  1. Kentang

Gatal dan radang akibat kaligata dapat diatasi juga dengan menggunakan sepotong kentang. Hal ini karena sifat penenang dan anti-iritasi yang ada pada kentang dapat membantu meredakan dampak kaligata, sekaligus mempercepat proses penyembuhan.

Anda bisa memotong kentang beberapa irisan. Setelah itu taburkan sedikit garam pada lapisan kentang tersebut. Selanjutnya terapkan kentang ke area yang terkena kaligata. Anda juga bisa merendam 2 buah kentang dengan segelas air putih, lalu rebus selama 15 menit. Selanjutnya dinginkan, lalu rendam bagian kuli yang terkena kaligata selama 10 menit.

 

  1. Oatmeal

Anda juga bisa menggunakan oatmeal, gandum, atau havernut sebagai cara alami mengobati kaligata. Nantinya oatmeal akan membantu meringankan berbagai dampak yang muncul, seperti iritasi, rasa nyeri, dan gatal-gatal.

Untuk penerapannya, Anda bisa membuat oatmeal menjadi bubur hangat. Setelah itu, terapkan, lalu cuci dengan air dingin. Anda juga bisa membuat oatmeal menjadi bubur kasar, lalu masukkan ke dalam air bak mandi sebanyak 2 sdm. Lanjutkan dengan merendam bagian kulit yang terkena kaligata pada bak tersebut.

 

  1. Olahraga

Agar kaligata dapat lebih cepat sembuh, Anda harus meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh. Salah satunya adalah dengan rutin berolahraga. Anda bisa melakukan latihan rutin 30 menit setiap hari. Cara ini juga sangat cocok untuk menangkal kaligata di musim dingin. Untuk jenis olahraganya sendiri bermacam-macam. Anda bisa berjalan-jalan, jogging, berlari, berenang, ataupun melakukan latihan-latihan lainnya yang berhubungan dengan kardiovaskular.

 

  1. Makanan kaya gizi

Penting bagi Anda yang sedang mengalami kaligata untuk rutin mengonsumsi berbagai makanan yang kaya akan asam lemak esensial dan vitamin, karena dapat berkhasiat untuk kulit, sekaligus mempercepat proses penyembuhan. Selain itu konsumsi pula makanan yang mengandung banyak kalsium.

 

  1. Tepung, madu, dan putih telur

Anda bisa membuat masker dari campuran madu, tepung, dan putih telur dengan perbandingan yang sama. Selanjutnya terapkan adonan tersebut ke seluruh area kulit yang terkena kaligata. Diamkan ramuan tersebut semalaman hingga mengering, lalu cuci dengan air hangat pada pagi harinya. Lakukan cara ini selama satu minggu atau lebih.

 

  1. Memijat

Cara alami mengobati kaligata yang terakhir adalah dengan menggunakan teknik-teknik pijatan. Bagian tubuh yang paling efektif untuk dipijat adalah lengan dan kaki. Lakukan pijatan dengan lembut secara melingkar sebanyak 2 kali dalam sehari. Dengan pijatan, sirkulasi darah akan berjalan lebih lancar. Anda juga bisa menggunakan minyak jarak atau kelapa saat memijat.