Penyakit HIV Aids dan Pencegahannya

Serba-Serbi Penyakit HIV AIDS

Siapa yang tidak mengenal dengan penyakit HIV AIDS. Penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh pada manusia ini, konon belum ditemukan obat untuk menghentikan virusnya. Penyakit ini disebabkan oleh virus HIV atau Human Immunodeficiency Virus yang membuat daya tahan atau sistem tubuh manusia melemah. Penderita yang terkena virus HIV akan sangat mudah terserang penyakit apapun bahkan terhadap penyakit tumor akan sangat mudah terserang. Hingga kini pengobatannya hanya sebatas untuk memperlambat serangan virus bukan untuk mematikan virus tersebut.Penyakit HIV Aids

Penyakit HIV AIDS ini cara penularannya merupakan dengan kontak langsung dengan penderita antara lapisan kulit dalam (membrane mukosa) atau biasa yang disebut aliran darah dengan cairan tubuh penderita yang mengandung virus HIV seperti darah, air mani, cairan preseminal atau bisa juga dari air susu ibu. Oleh karena itu, ibu yang memiliki riwayat HIV AIDS dapat menularkan penyakitnya pada anaknya yang masih bayi. Atau bagi penderita yang melakukan transfusi darah dapat menularkan virusnya kepada orang yang ditransfusi darahnya, atau menularkan dengan berbagai cara yang langsung melakukan kontak dengan penderita HIV AIDS. Namun virus ini tidak dapat menular hanya dengan melakukan kontak fisik seperti menjabat tangan penderita, memeluk penderita atau berciuman.

Penyebab dan gejala serta pencegahan penyakit HIV AIDS

Setelah mengetahui apa itu HIV AIDS, ada baiknya untuk mengetahui penyebab dan gejala dari penyakit ini. Penyebab penyakit ini ada beberapa macam seperti penggunaan obat bius tanpa control, apalagi dengan berganti-ganti satu jarum suntik yang sama dapat menyebabkan terindikasi penyakit ini. Kemudian tidak setia terhadap pasangan, karena virus ini menular melalui cairan mania tau vagina maka jika berganti-ganti pasangan, maka resiko tertular penyakit ini semakin besar. Melakukan kegiatan transfuse darah tanpa adanya uji saring. Hal ini menyebabkan penerima donor yang tidak memiliki riwayat HIV AIDS dapat tertular karena virus ini juga menular melalui cairan darah.

Baca...  Ini Dia Penyebab Impotensi

Kemudian apa gejala penyakit HIV AIDS setelah mengetahui penyebab dari menularnya virus HIV ini. Berikut beberapa gejala yang diderita oleh penderita HIV AIDS. Gejala ini terbagi menjadi 3 fase yaitu:

  1. Fase awal

Ketika infeksi awal ini penderita tidak mengalami gejala apapun namun dalam beberapa minggu gejala yang dialami penderita adalah seperti demam, sakit kepala, pembengkakan pada kelenjar limpa, adanya ruam pada kulit, mengalami radang tenggorokan

  1. Fase selanjutnya/fase kedua

Setelah fase awal, penderita tidak akan mengalami gejala apapun hingga 8 atau 9 tahun kemudian. Namun dalam jangka waktu tersebut, virus ini mengembangkan diri untuk menyerang sistem imun penderitanya, dan akhirnya penderita mengalami gejala seperti: kehilangan berat badan secara signifikan, pembengkakan pada node limpa, mengalami diare, napas menjadi lebih pendek dan sering mengalami batuk.

  1. Fase akhir

Dalam fase ini, setelah 10 tahun atau lebih dari saat pertama penderita mengalami infeksi awal, maka terjadilah AIDS ini merupakan tahap terakhir dari penderita HIV. Pada fase ini sistem imun penderita telah mengalami kerusakan yang parah, gejala yang ditimbulkan adalah berkeringat pada saat malam hari, demam dengan suhu 38 derajat celcius, kehilangan berat badan, diare yang kronis, nafas menjadi pendek dan sering batuk, sakit kepala dan muncul noda putih pada lidah dan mulut.

Setelah mengetahui gejala HIV AIDS hal yang harus dilakukan adalah mencegah agar tidak terserang penyakit ini karena hingga kini penyakit HIV tidak dapat diobati namun bukan berarti tidak dapat dicegah. Pencegahannya adalah dengan bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa ini adalah factor terpenting untuk mencegah diri dari melakukan perbuatan yang dapat menyebabkan tertular virus HIV, kemudian setialah pada pasangan, jangan menggunakan obat terlarang, lalu cobalah pola dan gaya hidup sehat, dan jika telah terlanjur terkena HIV AIDS maka jangan sungkan untuk memberitahukan pada orang terdekat bahwa Anda adalah penderita AIDS. Dan yang terakhir carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang penyakit HIV AIDS ini agar penderita dan masyarakat dapat mencegah tertularnya penyakit ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *